Search for collections on Repository STIA Tabalong

ANALISIS PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING DALAM PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN HARGA JUAL PADA UMKM BANANA CHIPS RAAA KABUPATEN TABALONG

Yohana, (222632111306) and Pembimbing, Shinta Avriyanti (2026) ANALISIS PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING DALAM PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN HARGA JUAL PADA UMKM BANANA CHIPS RAAA KABUPATEN TABALONG. Other thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI TABALONG.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf - Published Version

Download (263kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (266kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (318kB)

Abstract

Yohana, NIM 222632111306, Program Sarjana Ilmu Administrasi Niaga,
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong, 2026. Analisis Penerapan Activity
Based Costing Dalam Penentuan Harga Pokok Produksi Dan Harga Jual Pada
UMKM Banana Chips Raaa Kabupaten Tabalong. Dosen pembimbing Shinta
Avriyanti, S.E., M.A.B.
Dalam menentukan harga pokok produksi, masih banyak pelaku usaha yang
masih menggunakan metode tradisional. Perhitungan metode tradisional memiliki
kelemahan karena pembebanan biaya yang dikeluarkan tidak tepat dan akurat.
Untuk mengatasi kelemahan tersebut, dikembangkanlah metode Activity Based
Costing (ABC). Metode Activity Based Costing (ABC) dapat menyajikan informasi
harga pokok produksi yang lebih cermat dan akurat bagi kepentingan pemilik usaha.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan dengan metode
tradisional dalam menentukan harga pokok produksi, mengetahui perhitungan
Activity Based Costing (ABC) dalam menentukan harga pokok produksi dan harga
jual, serta memberikan masukan kepada pemilik UMKM tentang adanya perbedaan
perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode tradisional dan
menggunakan Activity Based Costing (ABC). Metode penelitian yang digunakan
adalah metode deskriptif kuantitatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil dalam
perhitungan metode tradisional dari UMKM Banana Chips Raaa dan juga metode
Activity based Costing (ABC) pada harga pokok produksi empat varian dari ketiga
kemasan. Metode tradisional menghasilkan HPP sebesar Rp 5. 735 pada kemasan
pouch, Rp 5.697 pada kemasan box, dan Rp 18.002 pada kemasan premium.
Sementara itu, metode ABC menghasilkan HPP yang berbeda-beda antar varian
rasa dan jenis kemasan. Pada kemasan pouch, HPP ABC adalah Rp 6.668 (cokelat),
Rp 6.457 (tiramisu), Rp 6.664 (greentea), dan Rp 6.566 (stroberi). Pada kemasan
box , HPP ABC adalah Rp 7.326 (cokelat), Rp 7.115 (tiramisu), Rp 7.322
(greentea), dan Rp 7.224 (stroberi). Pada kemasan premium, HPP ABC adalah Rp
10.047 (cokelat), Rp 9.836 (tiramisu), Rp 10.043 (greentea), dan Rp 9.945
(stroberi).
Hasil perhitungan menunjukkan bahwa harga jual yang diperoleh berbeda
beda pada setiap varian dan jenis kemasan. Untuk kemasan pouch, harga jual tiap
varian adalah Rp 12.002 (cokelat), Rp 11.623 (tiramisu), Rp 11.995 (greentea), dan
Rp 11.819 (stroberi). Untuk kemasan box, harga jual tiap varian adalah Rp 13.187
(cokelat), Rp 12.807 (tiramisu), Rp 13.180 (greentea), dan Rp 13.003 (stroberi).
Sedangkan untuk kemasan premium, harga jual tiap varian adalah Rp 18.085
(cokelat), Rp 17.705 (tiramisu), Rp 18.077 (greentea), dan Rp 17.901 (stroberi).
Kata kunci: Activity Based Costing (ABC), Harga Pokok Produksi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Activity Based Costing (ABC), Harga Pokok Produksi.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Depositing User: Mrs Eka
Date Deposited: 20 Oct 2026 03:58
Last Modified: 20 Oct 2026 03:58
URI: https://repository.stiatabalong.ac.id/id/eprint/342

Actions (login required)

View Item
View Item