Search for collections on Repository STIA Tabalong

ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) DAN MARGIN OF SAFETY (MOS) PADA USAHA FRANCHISE TAHU GO OUTLET SULINGAN DI KABUPATEN TABALONG

Febriyanti, (222632111276) and Pembimbing, Indriati Sumarni (2026) ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) DAN MARGIN OF SAFETY (MOS) PADA USAHA FRANCHISE TAHU GO OUTLET SULINGAN DI KABUPATEN TABALONG. Other thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI TABALONG.

[thumbnail of BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (432kB)
[thumbnail of BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf] Text
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (327kB)

Abstract

Febriyanti, NIM. 222632111276, Program Strata 1 Ilmu Administrasi Niaga
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong, 2026. Analisis Break Even Point
(BEP) dan Margin of Safety (MOS) pada Usaha Franchise Tahu Go Outlet Sulingan
Di Kabupaten Tabalong. Pembimbing Hj. Indriati Sumarni, S.E., M.M.
Pengelolaan keuangan merupakan aspek penting dalam menjalankan usaha,
khususnya dalam menentukan tingkat penjualan minimum dan harga jual. Namun,
dalam praktiknya usaha franchise Tahu Go Outlet Sulingan menghadapi
keterbatasan dalam penentuan harga jual serta fluktuasi biaya dan penjualan,
sehingga mempengaruhi tingkat penjualan minimum yang harus dicapai untuk
mencapai titik impas serta tingkat keamanan usaha.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menghitung nilai Break
Even Point (BEP) dalam satuan unit dan rupiah pada usaha franchise Tahu Go
Outlet Sulingan, menentukan tingkat keamanan penjualan melalui perhitungan
Margin of Safety (MOS), serta menganalisis perbandingan hasil perhitungan BEP
berdasarkan data operasional riil Outlet Sulingan dengan perhitungan BEP yang
digunakan oleh pihak franchisor.
Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif
kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder.
Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis
data menggunakan metode perhitungan Break Even Point (BEP) atas dasar unit dan
atas dasar rupiah serta Margin of Safety (MOS).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Break Even Point (BEP) pada
pada Usaha Franchise Tahu Go Outlet Sulingan tahun 2025 mengalami fluktuasi
setiap bulan, dengan nilai terendah pada bulan Maret sebesar 1.923 unit atau
Rp2.915.560 dan tertinggi pada bulan November dan Desember sebesar 2.608 unit
atau Rp3.953.907, yang dipengaruhi oleh perubahan biaya variabel per unit dan
volume penjualan selama periode penelitian; (2) Margin of Safety (MOS) berada
pada kisaran 80,57% hingga 94,11%, yang menunjukkan bahwa tingkat penjualan
selalu berada di atas titik impas sehingga usaha berada dalam kondisi yang relatif
aman; dan (3) Hasil perbandingan menunjukkan bahwa nilai BEP berdasarkan data
operasional riil Tahu Go Outlet Sulingan berkisar antara 1.923 unit hingga 2.608
unit per bulan, lebih rendah dibandingkan dengan BEP yang ditetapkan oleh
franchisor sebesar 6.834 unit per bulan, yang menunjukkan bahwa usaha mampu
mencapai titik impas pada tingkat penjualan yang lebih rendah serta mencerminkan
efisiensi dalam pengelolaan biaya, sementara hasil perhitungan Margin of Safety
(MOS) berdasarkan data franchisor menunjukkan nilai sebesar 0%, yang
menunjukkan bahwa tingkat keamanan usaha berada pada batas minimum.
Kata Kunci: Break Even Point (BEP), Margin of Safety (MOS), Volume Penjualan,
Tahu Go, Penentuan Harga Jual

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Break Even Point (BEP), Margin of Safety (MOS), Volume Penjualan, Tahu Go, Penentuan Harga Jual
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Depositing User: Mrs Eka
Date Deposited: 23 Sep 2026 03:13
Last Modified: 23 Sep 2026 03:13
URI: https://repository.stiatabalong.ac.id/id/eprint/257

Actions (login required)

View Item
View Item