Sari, Khavarin Apilya (222632111334) and Pembimbing, Indriati Sumarni (2026) ANALISIS BREAK EVEN POINT TERHADAP PERENCANAAN LABA USAHA BUDIDAYA IKAN NILA DI DESA KAPAR KABUPATEN TABALONG (Studi Kasus Pada Usaha Budidaya Nila Bapak Wawan). Other thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI TABALONG.
Cover - daftar isi.pdf - Published Version
Download (582kB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (152kB)
BAB 2.pdf - Published Version
Download (191kB)
Abstract
Khavarin Apilya Sari, NIM 222632111334. Progam Strata 1 Sekolah
Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong tahun, 2026. Analisis Break Even Point
Terhadap Perencanaan Laba Usaha Budidaya Ikan Nila Di Desa Kapar
Kabupaten Tabalong (Studi Kasus Pada Usaha Budidaya Nila Bapak Wawan).
Dosen Pembimbing Hj. Indriati Sumarni, S.E., M.M.
Usaha budidaya ikan nila merupakan salah satu usaha di sektor perikanan
air tawar yang memiliki potensi ekonomi cukup tinggi. Namun, dalam praktiknya
pelaku usaha sering menghadapi permasalahan dalam pengelolaan biaya produksi
dan perencanaan laba, sehingga diperlukan analisis keuangan yang tepat untuk
mengetahui tingkat keuntungan dan kelayakan usaha.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Break Even
Point (BEP) serta perannya dalam perencanaan laba pada usaha budidaya ikan
nila milik Bapak Wawan di Desa Kapar, Kabupaten Tabalong. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data yang diperoleh dari
observasi, wawancara, dan dokumentasi pada usaha budidaya ikan nila milik
Bapak Wawan
Berdasarkan analisis Break Even Point (BEP), diperoleh titik impas pada
produksi sebesar 57,40 kg atau sebesar Rp1.722.482 . Hasil ini menunjukkan
bahwa usaha berada jauh di atas titik impas, sehingga berada dalam kondisi
menguntungkan. Selain itu, berdasarkan analisis perencanaan laba, untuk
mencapai target laba sebesar Rp6.000.000 per siklus, usaha harus mencapai
produksi sebesar 526 kg atau penjualan sebesar Rp15.774.004. Margin kontribusi
yang dihasilkan sebesar Rp4.100.000 dengan rasio margin kontribusi sebesar
42,7%, yang menunjukkan bahwa usaha memiliki kemampuan yang cukup baik
dalam menghasilkan laba.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa usaha budidaya ikan nila
milik Bapak Wawan layak untuk dijalankan dan memiliki prospek yang baik.
Namun, untuk meningkatkan produksi dan mencapai laba yang optimal, perlu
dilakukan efisiensi berupa pemberian pakan berdasarkan respon ikan agar tidak
terjadi pemborosan atau pemberian pakan berlebihan, dan dapat dilakukan dengan
pemberian pakan alternatif yaitu Azolla yang dapat membantu mengurangi biaya
pakan serta pengendalian tingkat kematian ikan melalui pengelolaan kualitas air
dan pemantauan kesehatan ikan secara rutin.
Kata kunci: Break Even Point (BEP), Perencanaan Laba, Usaha Budidaya
Ikan Nila
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Break Even Point (BEP), Perencanaan Laba, Usaha Budidaya Ikan Nila |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Depositing User: | Mrs Eka |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 02:53 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 02:53 |
| URI: | https://repository.stiatabalong.ac.id/id/eprint/237 |
